1.=Uang dapat membeli Jam, tapi bukan waktu
=Uang dapat membeli buku, tapi bukan ilmu
=Uang dapat membeli makanan, tapi bukan selera
=Uang dapat membeli darah, tapi bukan nyawa
=Uang dapat membeli yang terbaik, tapi bukan
keindahan
=Uang dapat membeli kosmetik, tapi bukan
kecantikan
=Uang dapat membeli Rumah megah, tetapi bukan
tempat tinggal
=Uang dapat membeli obat, tapi bukan kesehatan
=Uang dapat membeli kemewahan, tapi bukan
kebiasaan
=Uang dapat membeli hiburan, tapi bukan
kebahagiaan
2.Sebenarnya
sangatlah mudah menjadi Bahagia. Kebahagiaan akan datang saat kita
memaafkan diri kita sendiri, memaafkan orang lain, dan hidup dengan
penuh rasa syukur. Tidak pernah ada orang egois dan tidak tahu berterima
kasih mampu merasakan bahagia, apalagi membuat orang lain bahagia.
Hidup ini memberi, bukan meminta
3.Khidupan ini sudah tertulis DAFTAR ISINYA
KATA PENGANTAR berupa syukur orang tua melahirkan kita dgn selamat
PENDAHULUAN doa orang TUA untuk kita untuk berbakti kpd beliau,disertai
DASAR teori al quran sebagai PEDOMAN kita,dan
ANALISA kehidupan saat kita beranjak Dewasa,serta
PENUTUP dikala TUA,semua terangkum dalam KESIMPULAN pertangung jawaban di padang masyhar kelak.
4.Belajarlah dari kesalahan orang lain. Anda tak dapat hidup cukup lama untuk melakukan semua kesalahan itu sendiri
5.Waktu kamu lahir, kamu menangis dan orang-orang di sekelilingmu tersenyum.
Jalanilah hidupmu sehingga pada waktu kamu meninggal, kamu tersenyum dan orang-orang di sekelilingmu menangis.
6.Dalam cinta, jangan menjadi NUMBER ONE dlm hidupnya, karena yg kamu butuh adalah menjadi ONLY ONE di hatinya.
7.Orang
yang berpikiran negatif selalu melihat kesulitan dalam setiap
kesempatan, Sedangkan orang sukses selalu mencari kesempatan dalam
setiap kesulitan.
8.Kesuksesan
selalu punya harga yang harus dibayar. OranG yang super sibuk sukes,
mulai dari Boss Microsoft Bill Gates, atau Boss CNN Ted Turner, atau
Albert Enistein, atau siapapun itu, selalu punya "luka" yang jarang
dapat diketahui orang luar. Orang luar hanya melihat "enak"nya saja.
9.Jangan
jadikan suatu kegagalan sebagai alasan untuk takut mengalaminya kembali
sehingga anda tak mau mencoba lagi , tapi lihatlah kegagalan sebagai
kesuksesan mengetahui cara yang salah
10.Datangilah
sahabatmu di saat dia susah dan lenyaplah di saat dia bahagia, karena
sesungguhnya kamulah yang akan diingat di saat dia sedang susah di saat
kamu membantunya
11.Jika
kamu mencintai seseorang, cintailah dia apa adanya, bukan karena kamu
ingin dia menjadi seperti yang kamu inginkan, karena sesungguhnya kamu
hanya mencintai cerminan diri kamu pada dirinya.
12.Berusaha
untuk selalu berfikir positif dan optimis dalam semua kesulitan ,Jangan
terobsesi pada pengalaman masa lalu atau masa depan, tapi tataplah masa
kini. Masa lalu sudah lewat, tak akan kembali lagi, masa depan itu
belum terjadi jadi kita tak tahu apa yang terjadi dan akhirnya hanya
berangan berharap sesuatu, tapi di masa kinilah, kita harus menentukan
dan membuat keputusan terhadap diri kita.
13.Berfikir positif dan
optimis terlihat seperti kalimat puisi yang sepele, tapi sdarilah ini
sangat penting dalam peran anda mengambil keputusan yang akan menentukan
kesuksesan atau kehancuran
14.Hakekat
motivasi merupakan daya dorong yang mempengaruhi setiap orang. daya
dorong itu bisa datang dari dalam maupun dari luar diri seseorang.” A
motive is the redintegration by a cue of a change in an affective
situation.” Bahwa, (motif adalah memperbaharui seseorang yang belum
berpengetahuan dengan cara memberi petunjuk untuk mengubah dirinya ke
dalam situasi efektif). Yang dimaksud dengan motive adalah suatu yang
mengakibatkan sikap atau kondisi yang akan mengantarkan manusia untuk
melakukan tindakan tertentu.
15.Sebesar usaha yang dikeluarkan,sebesar itu pula kesuksesan yang di dapat
16.Berfikirlah sebelum berbuat!
17.Konsentrasikan pikiranmu pada pelajaranmu!
18.Mengherankan bagiku,emas ini lebih beharga bagimu daripada adabmu sebagai hiasanmu
19.Saudaraku! Kamu tidak akan mendapatkan ilmu, kecuali dengan enam perkara, akan aku beritahukan perinciannya dengan jelas :
- Kecerdasan
- Kethoma’an (terhadap ilmu)
- Kesungguhan
- Harta benda (bekal)
- Mempergauli guru
- Waktu yang panjang
(Motivasi Arab)
20.Cara terbaik menghilangkan musuh adalah mencintainya.
21.Jangan
salah dalam konsep hidup, bahwa kita hidup bukan bergantung kepada
orang lain, namun kita hidup “berdiri di atas kaki sendiri” (punya
kemampuan pribadi secara mandiri).
22.Perbaikilah dirimu sendiri, niscaya orang lain akan berbuat baik kepadamu.
Jalanilah hidup tanpa ketakutan, hadapi semua masalah dan yakinlah bahwa kita dapat mengatasi semua itu.
23.Jangan
banyak diam (tidak produktif) dan menunda-nunda pekerjaan, karena diam
dan menunda pekerjaan sama artinya dengan menunggu kondisi hidup menjadi
semakin buruk dan sulit.
24.Bangkitlah
dari kondisi terpuruk (bila kita memang merasa demikian), ciptakan
ide-ide cemerlang untuk memecahkan masalah kita, dan banyak berdiskusi
dengan orang-orang lain tentang masalah kita, siapa tahu masalah orang
lain itu hampir sama dengan masalah kita. Jangan lupakan untuk bekerja
sama dengan orang lain.
25.Kemarahan
manusia itu bermacam-macam. Ada yang lekas marah, lekas tenang dan
lekas hilang. Sebagian lambat marah, lambat pula reda. Sebagian lagi
lambat marah tetapi cepat reda. Yang ketiga ini terpuji. (Imam
al-Ghozali)
26.Pekerjaan lebih banyak daripada waktu. (Hasan al-Banna)
27.“Kesabaran
itu ada dua macam: kesabaran terhadap sesuatu yang kamu benci dan
kesabaran terhadap sesuatu yang kamu sukai.” (Ali bin Abi Thalib r.a.)
28.Orang yang suka menghina orang lain, dia akan dihina.
Barangsiapa takut kepada Allah SWT nescaya tidak akan dapat dilihat
kemarahannya. Dan barangsiapa takut pada Allah, tidak sia-sia apa yang
dia kehendaki.
(Sayyidina Umar bin Khattab ra.)
29.“Urusan orang mukmin itu sungguh mengagumkan, semua hal baik
baginya, dan itu hanya terjadi pada orang yang beriman. Jika
memperoleh kesenangan dia bersyukur dan itu baik baginya, dan jika
ditimpa kesusahan dia bersabar dan itu baik baginya.” (HR Bukhari
dan Muslim)
30.have
learned silence from the talkative toleration from the intolerant and
kindness from the unkind : yet, strange, I am ungrateful to those
teachers.